You are now reading:
Museum MACAN Bekerja Sama dengan Seniman Muda Gatot Indrajati dalam Karya Komisi Baru untuk Ruang Seni Anak
you are in About Us


You are now reading:
Museum MACAN Bekerja Sama dengan Seniman Muda Gatot Indrajati dalam Karya Komisi Baru untuk Ruang Seni Anak
Gatot Indrajati, Kotak Utak-Atik (2018), kardus dan kayu, ukuran bervariasi
Jakarta, 10 Juli 2018 – Museum MACAN dengan bangga mengumumkan karya komisi kedua untuk Ruang Seni Anak, yang diciptakan oleh Gatot Indrajati. Karya komisi ini didukung penuh oleh United Overseas Bank (UOB), Mitra Pendidikan Utama dari Museum MACAN, menunjukkan sinergi antar bidang untuk memajukan seni dan pendidikan, serta merayakan pendidikan budaya di Jakarta dan Indonesia, sebuah pilar utama dalam misi dan program Museum MACAN.
Gatot akan menampilkan instalasi berjudul Kotak Utak-Atik di Ruang Seni Anak Komisi UOB Museum MACAN. Karya instalasi ini sejalan dengan kriya kayunya yang sangat detail dan karyakaryanya yang berukuran besar.
Kotak Utak-Atik adalah respons Gatot terhadap budaya produksi dan konsumsi massal. Gatot menciptakan sebuah pernyataan terhadap efek teknologi pada budaya utak-atik asli Indonesia. Sang seniman khawatir bahwa teknologi mesin modern yang makin banyak digunakan akan menggilas kemampuan kriya. Lewat karyanya, Gatot memproyeksikan transformasi masyarakat Indonesia – dari konstruktif ke konsumtif – di mana rasa memiliki dihilangkan oleh produksi massal dan kemudahan mengganti barang.
Instalasi yang terbuat dari kayu dan kardus ini mengajak pengunjung menjadi pencipta: membuat, menyusun, membentuk dan memproduksi kreasi menarik melalui bagian-bagian mesin yang tersedia. Kreasi para pengunjung kemudian akan menjadi bagian dari instalasi sang seniman. Selain berpartisipasi dalam karya yang terus berkembang ini, pengunjung akan menemukan imaji-imaji tersembunyi dalam berbagai bagian mesin yang biasanya ditemukan di pabrik. Lewat kegiatan ini, pengunjung akan diingatkan tentang pentingnya keberlanjutan.
Gatot Indrajati, seniman Ruang Seni Anak Komisi UOB Museum MACAN, berkata, “Kesempatan ini merupakan sebuah wadah bagi saya untuk berkembang sebagai seniman dunia yang bertujuan menjangkau audiens luas. Selain itu, saya juga mengajak pengunjung untuk
Aprina Murwanti, Kepala tim Edukasi dan Program Publik di Museum MACAN, berkata, “Dengan bahasa visualnya yang kuat, Gatot mampu menerjemahkan pentingnya keberlanjutan dalam sebuah konsep yang imajinatif untuk Ruang Seni Anak Komisi UOB Museum MACAN, menekankan pentingnya proses belajar lewat pengalaman. Pendidikan adalah elemen penting dalam etos Museum MACAN, dan kami berniat menumbuhkan program ini untuk berinteraksi dengan para seniman di seluruh dunia, di berbagai fase, untuk proyek-proyek yang kami rencanakan untuk Ruang Seni Anak.”
Aaron Seeto, Direktur Museum MACAN, berkata, “Sebagai bagian dari kemitraan dengan UOB, setiap tahunnya Ruang Seni Anak Komisi UOB Museum MACAN akan menampilkan karya konseptual ciptaan dua seniman, dan tahun ini kami dengan senang hati bekerja sama dengan Gatot Indrajati, seorang seniman muda yang karyanya akan membantu memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap keberlanjutan dan kesadaran budaya. Bersama dengan Mitra Pendidikan Utama kami UOB, kami berniat terus menekankan faktor-faktor utama yang akan diwujudkan dalam program-program kami, yang telah didukung dengan luar biasa, termasuk untuk kunjungan sekolah rutin, penjangkauan ke berbagai institusi pendidikan, serta penyediaan sumber daya dan materi.”
Kevin Lam, Presiden Direktur PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia), berkata, “Seni berperan penting dalam menjembatani bahasa, budaya dan waktu, juga membantu menghubungkan orang dari berbagai latar belakang. Melalui dukungan kami yang besar terhadap seni, anak dan pendidikan, kami percaya bahwa kami dapat membantu membuka pikiran dan hati generasi muda terhadap cara berpikir baru, sambil mengembangkan berbagai potensi generasi muda. Karena itu kami sangat berbangga untuk mengambil bagian dari program pendidikan Museum MACAN di Jakarta dan sekitarnya. Kami juga bangga untuk dapat menjadi bagian dalam perkembangan artistik salah satu alumni penghargaan UOB Southeast Asian Painting of the Year 2016, Gatot Indrajati, melalui proyek Ruang Seni Anak Komisi UOB Museum MACAN.
Ruang Seni Anak adalah sebuah area yang didedikasikan untuk pendidikan di museum, dengan program yang berganti setiap pameran. Dengan serangkaian proyek yang berlangsung sepanjang tahun, setiap proyek dirancang untuk memiliki kaitan langsung dengan praktik sang seniman dan disajikan lewat cara-cara yang interaktif, mengajak pengunjung untuk melihat dunia lewat perspektif para seniman dan menjelajahi cara-cara merespons lewat bahasa seni.
Ruang Seni Anak Komisi UOB Museum MACAN oleh Gatot Indrajati akan dibuka untuk publik pada bulan Agustus. Akses masuk ke Ruang Seni Anak gratis dengan tiket museum yang berlaku. Semua anak harus ditemani oleh seorang pendamping.

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan menyesuaikan pengalaman penelusuran Anda. Anda dianggap telah menyetujui kebijakan cookie kami jika Anda melanjutkan untuk menjelajahi situs kami.