You are now reading:
Museum MACAN meluncurkan pameran karya seni Citra Sasmita yang bertajuk Tales of Nowhere sebagai bagian dari UOB Museum MACAN Children’s Art Space
you are in About Us


You are now reading:
Museum MACAN meluncurkan pameran karya seni Citra Sasmita yang bertajuk Tales of Nowhere sebagai bagian dari UOB Museum MACAN Children’s Art Space
Citra Sasmita, pemenang UOB Painting of the Year 2017 tingkat Gold.
Jakarta, 9 November 2020 – Museum MACAN dan UOB Indonesia, yang merupakan Mitra Pendidikan Utama Museum MACAN, dengan bangga mempersembahkan pameran kelima UOB Museum MACAN Children’s Art Space yang akan menampilkan karya seniman Indonesia Citra Sasmita, alumni pemenang perhelatan kompetisi UOB Painting of the Year 2017 di tingkat Gold. Kemitraan ini memperkuat dukungan lintas sektor untuk seni dan pendidikan yang merupakan pilar utama dalam program dan misi kolaborasi antara UOB Indonesia dan Museum MACAN.
Pada bulan Desember 2020 mendatang, Citra Sasmita akan menghadirkan sebuah persembahan bertajuk Kisah Antah-berantah. Dalam pameran ini, hewan mitologis yang terdapat dalam dongeng tradisional Bali seolah berubah menjadi nyata. Penampilan karya seni Citra Sasmita ini merupakan gabungan antara sajian virtual dan fisik yang dirancang secara eksklusif bagi anak-anak dan keluarga. Di tengah keterbatasan yang disebabkan pandemi COVID-19, pameran ini diagendakan dibuka dengan protokol kesehatan pada awal bulan Desember 2020.
Sejak kecil, kegemaran Citra membaca buku telah membangkitkan imajinasinya tentang manusia dan keberadaan berbagai tempat. Beranjak dewasa, ia mulai menulis cerita-cerita yang mengisahkan kehidupan gadis Bali modern dalam menghadapi perubahan teknologi dan sosial pada abad ke-21. Melalui karya seni yang disajikan, Citra menggunakan Kamasan, sebuah teknik gaya melukis tradisional Bali, dimana ia banyak berkisah tentang cerita rakyat dan menggali konteks sosial lokal.
Dalam Kisah Antah-berantah, Citra Sasmita mengisahkan sebuah kerajaan yang sarat dengan hewan mitologis yang ia lukis di atas sebuah gulungan sepanjang delapan meter yang telah tersedia dalam format digital sehingga dapat dipamerkan secara daring. Setiap hewan yang dikisahkan dalam lukisan besar ini memiliki karakter masing-masing yang unik. Di antaranya adalah seekor rusa kurus yang dikenal bijak dalam kisah rakyat Bali dan seekor macan yang dijadikan dari nama museum. Semuanya tidak memiliki nama karena sang seniman akan mengajak anak-anak untuk membantunya memberi nama melalui kegiatan berdongeng secara daring yang interaktif. Citra Sasmita juga akan mendorong anak-anak untuk menulis cerita mereka sendiri melalui ragam hewan yang mereka temui dalam dongeng-dongeng Citra.
Anak-anak dan keluarga dapat mendengarkan Citra Sasmita membacakan dongeng-dongeng yang akan dihidupkan dengan memanfaatkan web-based augmented reality (WebAR) sehingga penonton juga dapat menikmati dongeng-dongeng secara daring dengan cara mengakses situs Museum MACAN. Melalui sajian Kisah Antah-berantah, hewan-hewan tersebut seakan menjadi hidup melalui tur virtual 360o, tato wajah sebagai filter Instagram dan sebuah fitur WebAR yang memungkinkan anak-anak untuk bermain dengan dan berfoto dengan hewan-hewan tersebut.
Citra Sasmita menyatakan, “Kisah Antah-berantah merupakan representasi dari dunia anak-anak yang murni. Pameran ini juga memberikan kenyamanan bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan dan karakter-karakter baru, sambil menggali harta mereka yang paling berharga yaitu imajinasi mereka. Dongeng-dongeng ini akan mengajarkan kepada anak-anak akan nilai kebaikan, perdamaian, kasih sayang dan kepemimpinan. Sebagai anak-anak, kita pertama belajar tentang sifat-sifat ini melalui dongeng yang dikisahkan oleh kakek-nenek kita, yang diturunkan kepada orang tua kita. Kita lalu meneruskannya kepada anak-anak kita sebagai cerita sebelum tidur dan suatu hari akan meneruskan tradisi ini. Dongeng-dongeng klasik ini akan membangkitkan kenangan masa kanak-kanak yang sangat berharga.”
Fenessa Adikoesoemo, Chairwoman of Museum MACAN Foundation menyatakan, “Pameran ini merupakan persembahan luar biasa yang mampu menyatukan kita dalam keterbatasan di dunia seni dikarenakan pandemi global yang masih berlangsung. Saya mengapresiasi UOB sebagai Mitra Pendidikan Utama kami, yang telah mendukung museum ini dalam pengembangan proyek ini. Saya berharap anak-anak di seluruh Tanah Air dan di negara tetangga dapat menikmati Kisah Antah-berantah.” Aprina Murwanti, Head of Education and Public Programs in Museum MACAN menyatakan, “Kami telah bekerja sama dengan Citra selama beberapa bulan melalui sejumlah diskusi daring antara Jakarta dan Bali dalam upaya menghidupkan Kisah Antah-berantah. Kami berupaya menjangkau lebih banyak anak untuk menikmati karya seni ini karena kami percaya mereka membutuhkan interaksi seni yang bermakna di sela-sela jam belajar daring mereka di rumah selama pandemi. Dalam situasi yang sulit seperti sekarang ini, yang lebih penting bagi anak anak adalah bahwa melalui dongeng mereka dapat mengenal karakter-karakter baru, memimpikan dunia baru, serta membayangkan kemungkinan-kemungkinan yang tidak dapat dihitung melalui mendongeng.”
Aprina Murwanti, Head of Education and Public Programs in Museum MACAN menyatakan, “Kami telah bekerja sama dengan Citra selama beberapa bulan melalui sejumlah diskusi daring antara Jakarta dan Bali dalam upaya menghidupkan Kisah Antah-berantah. Kami berupaya menjangkau lebih banyak anak untuk menikmati karya seni ini karena kami percaya mereka membutuhkan interaksi seni yang bermakna di sela-sela jam belajar daring mereka di rumah selama pandemi. Dalam situasi yang sulit seperti sekarang ini, yang lebih penting bagi anak anak adalah bahwa melalui dongeng mereka dapat mengenal karakter-karakter baru, memimpikan dunia baru, serta membayangkan kemungkinan-kemungkinan yang tidak dapat dihitung melalui mendongeng.”
Maya Rizano, Head of Strategic Communications and Brand PT Bank UOB Indonesia menyatakan, “Memperkaya kehidupan dan memperkuat ikatan sosial merupakan filsafat kami dalam mendukung kemajuan masyarakat. Sebagai Mitra Pendidikan Utama Museum MACAN, kami senang dapat mendukung peluncuran Kisah Antah-berantah yang bertujuan memberi ruang seni bagi anak-anak di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara untuk belajar mengenai seni dan kreativitas. Mereka juga akan memiliki kesempatan untuk belajar tentang cara-cara baru dalam mengungkapkan pemikiran, perasaan dan harapan mereka. Seraya anak-anak dan keluarganya menikmati Kisah Antah-berantah, kami percaya pameran ini dapat juga memotivasi anak-anak untuk dapat berdongeng dan berkarya dengan menulis dongeng mereka sendiri.”
Sajian pengalaman virtual ini juga akan dapat diakses melalui beberapa lokasi pop-up di Jakarta. Informasi lebih lanjut akan diumumkan dalam waktu dekat.

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan menyesuaikan pengalaman penelusuran Anda. Anda dianggap telah menyetujui kebijakan cookie kami jika Anda melanjutkan untuk menjelajahi situs kami.