You are now reading:
UOB Indonesia mengundang seniman pendatang baru dan profesional mengikuti kompetisi UOB Painting of the Year
you are in About Us


You are now reading:
UOB Indonesia mengundang seniman pendatang baru dan profesional mengikuti kompetisi UOB Painting of the Year
Jakarta, 14 Juni 2016 – PT Bank UOB Indonesia (UOBI) mengundang seniman-seniman Indonesia yang terbagi dalam kategori pendatang baru dan profesional, untuk menunjukkan karya mereka dalam kompetisi UOB Painting of the Year yang ke-enam. Kompetisi tahunan ini menunjukkan komitmen jangka panjang UOB dalam memajukan komunitas seni.
Kevin Lam, Presiden Direktur UOBI, mengatakan seni pada dasarnya menggugah perasaan setiap insan yang melihatnya dan menjadikannya sebuah perasaan tersendiri dalam melahirkan apresiasi dalam dunia seni.
“UOBI berharap dengan menitikberatkan unsur sensibilitas melalui kompetisi ini dapat menunjukkan bahwa seni semakin dinikmati dan memberikan inspirasi tersendiri bagi mereka yang melihatnya. Kompetisi UOB Painting of the Year juga memperdalam hubungan antara komunitas dengan seni dimana kami mendorong semangat usaha dan kreativitas seniman-seniman Indonesia” ujar Lam.
Dewan juri pada pada kompetisi UOB Painting of the Year Indonesia terdiri dari Dr. Agung Hujatnikajennong, akademisi pada Fakultas Seni Rupa di Institut Teknologi Bandung, Kuss Indarto, Kurator seni dan pemerhati seni serta Heri Dono, salah satu seniman kontemporer ternama Indonesia yang karya telah ditampilkan di beragam pentas internasional.
Kompetisi tahun ini semakin semarak dengan diadakannya talkshow seni bertema “Membingkai Sensibilitas dalam UOB Painting of the Year – Pengaruh kompetisi terhadap perkembangan seni rupa Indonesia” di kota Yogyakarta dengan pembicara antara lain Kuss Indarto, salah satu juri kompetisi UOB Painting of the Year; dan Suwarno Wisetrotomo, kurator seni dan akademisi.
UOBI juga mengadakan pameran yang menampilkan 12 lukisan karya seniman Indonesia di kategori pendatang baru dan profesional yang memenangi kompetisi UOB Painting of the Year selama lima tahun terakhir. Lukisan karya seniman yang memenangi gelar UOB Southeast Asian Painting of the Year juga turut ditampilkan seperti “The Hymn of School” oleh Y. Indra Wahyu, “Old Stock Fresh Menu” oleh Antonius Subiyanto dan “Exploitation of Fish” oleh Anggar Prasetyo.
Kegiatan serupa berupa diskusi seni dan pameran lukisan UOB Painting of the Year juga akan digelar di kota Bandung menghadirkan Dr. Agung Hujatnikajennong, salah satu juri kompetisi sebagai pembicara utama.
Kuss Indarto berharap pameran yang dilaksanakan UOBI di Yogyakarta dan Bandung yang menampilkan karya-karya pemenang dapat memberikan inspirasi bagi para seniman di kedua kota tersebut untuk menghasilkan lukisan yang lebih kreatif dan berkualitas tinggi serta mempertahankan tradisi Indonesia dalam menjuarai kompetisi di tingkat regional.
“Kompetisi UOB Painting of the Year menantang para seniman Indonesia untuk meningkatkan mutu lukisan mereka dan menjadi batu loncatan ke panggung internasional. Telah banyak pemenang dan finalis di tingkat regional diundang untuk memamerkan karya seni mereka di luar negeri. Kompetisi ini juga meningkatkan kualitas karya seni Indonesia dan kualitas tehnik seniman setiap tahunnya” ujar Kuss Indarto.
UOBI memilih kota Yogyakarta dan Bandung sebagai lokasi talkshow diskusi seni dan pameran lukisan dikarenakan kedua kota tersebut memiliki pengaruh kuat terhadap perkembangan seni di Indonesia. Yogyakarta memiliki komunitas seni yang kuat dan menarik minat berbagai seniman dari seluruh Indonesia, sementara Bandung memiliki perkembangan yang kuat dalam seni modern melahirkan seniman-seniman pendatang baru yang semakin menyemarakkan dunia seni Indonesia.

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan dan menyesuaikan pengalaman penelusuran Anda. Anda dianggap telah menyetujui kebijakan cookie kami jika Anda melanjutkan untuk menjelajahi situs kami.